Sejak 2022, KDM berinvestasi, membangun, mengoperasikan, dan memelihara PLTS Atap di kawasan PKT. Saat ini kapasitasnya telah mencapai 3,96 MWp, mampu menghasilkan lebih dari 4 GWh listrik hijau per tahun dan menurunkan emisi karbon hingga 3.700 ton CO₂e. PLTS ini menggunakan sistem ongrid tegangan LV yang terintegrasi dengan jaringan pabrik, sehingga langsung menyuplai energi bersih dan berkelanjutan untuk kebutuhan industri.
KDM melaksanakan pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL) di area perkantoran PKT, yang merupakan infrastruktur pionir yang mendorong elektrifikasi transportasi di Bontang.
Roadmap KDM ke depan meliputi pengembangan PLTS hingga 10 MWp, pengembangan PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro) Outfall PKT, riset pemanfaatan PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu), penjajakan PLTSa (Pembangkit Listrik Tenga Sampah). Selain itu, KDM juga menyiapkan inisiatif strategis dengan penjajakan teknologi Green Hydrogen, Smart Grid, hingga Green Ammonia. Semua proyek dan program riset ini dirancang untuk memperkuat ketahanan energi industri sekaligus mendukung target nasional Net Zero Emission 2060.


