Berita TerkiniKDM Peduli Stunting 2025: “Cegah Caries, Cegah Stunting”Wujud Nyata Kepedulian KDM di HUT Ke-30

September 12, 2025by admin

Bontang, 10 September 2025 – PT Kaltim Daya Mandiri (KDM) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Rabu kemarin, KDM melaksanakan kegiatan “KDM Peduli Stunting 2025: Cegah Caries, Cegah Stunting” di Mangrove Teluk Bangko, Kelurahan Loktuan. Acara ini diikuti oleh 100 orang tua dan balita dengan permasalahan gizi dan kesehatan gigi di wilayah setempat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-30 KDM dengan tema “Empowering Nature, Sustaining The Future”, sebagai wujud nyata kehadiran perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang kesehatan.

Acara berlangsung meriah dengan dukungan penuh berbagai pihak. Hadir dalam kegiatan ini Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Dasuki M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Bontang Bahtiar Mabe, S.Sos., M.Kes, Camat Bontang Utara, Lurah Loktuan Supriadi, serta Kepala Puskesmas Bontang Utara II dr. Dwiyanti bersama tim puskesmas. Dari KDM, turut hadir Direktur Utama Andik Cahyanto Budiarto, Direktur Operasi Wisnu Wibowo, Sekretaris Perusahaan Sukardi, serta jajaran Senior Manager.

Fokus pada Pencegahan Stunting Melalui Kesehatan Gigi

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT KDM, Andik Cahyanto Budiarto, menegaskan bahwa stunting masih menjadi tantangan serius di Indonesia, termasuk di Kota Bontang. Salah satu faktor penyebab yang kerap diabaikan adalah kesehatan gigi dan mulut anak.

“Karies gigi dapat menghambat anak memperoleh asupan nutrisi karena menimbulkan rasa nyeri saat makan. Dengan mencegah karies, berarti kita juga mencegah stunting. Melalui kegiatan ini, KDM ingin mengajak orang tua untuk lebih peduli pada kesehatan gigi anak sejak dini,” ungkap Andik.

Sambutan Direktur Utama KDM, Bapak Andik Cahyanto Budiarto

Selain pemberian edukasi, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan demo dan praktik langsung pemeriksaan gigi balita yang dipandu oleh tim kesehatan gigi Puskesmas Bontang Utara II. Tim Puskesmas juga memberikan praktik cara menyikat gigi yang benar. Hal menarik lainnya dalam praktik perawatan gigi adalah pemantauan tingkat keasaman saliva (air liur) menggunakan kertas lakmus. Tiga balita pertama yang diperiksa menunjukkan hasil beragam. Warna yang muncul menjadi penanda kondisi kesehatan mulut: pink berarti gigi bersih, biru muda berarti tidak menyikat gigi selama 5 hari, dan biru tua menunjukkan gigi tidak disikat secara efektif selama 2 hari. Sebagai tindak lanjut, anak-anak tersebut diberikan vitamin gigi atau tooth mousse yang berfungsi menetralkan kadar asam di dalam mulut menjadi basa, sehingga kesehatan gigi lebih terjaga.

Orang Tua dan Balita Peserta KDM Peduli Stunting: Cegah Caries Cegah Stunting

Dukungan Pemerintah Kota

Pemerintah Kota Bontang memberikan apresiasi terhadap kontribusi KDM. Asisten I Dasuki M.Si menyebut bahwa program ini sejalan dengan target pemerintah dalam menurunkan angka stunting.

Pada 2023, angka stunting Bontang tercatat 27,3 persen, tertinggi di Kalimantan Timur. Namun pada 2024 berhasil ditekan menjadi 20,7 persen. Target kita 10 persen pada 2029. Upaya besar ini tentu memerlukan kolaborasi semua pihak, termasuk peran dunia usaha seperti KDM,” jelasnya.

Pemberian GC Tri Plaque Pada Balita

Sinergi untuk Generasi Sehat

Kegiatan ini disambut positif masyarakat. Anak-anak peserta tidak hanya mendapatkan pemeriksaan gigi dan gizi, tetapi juga edukasi interaktif agar kebiasaan sehat dapat diterapkan di rumah.

Dengan bertambahnya usia ke-30, kami berharap KDM dapat terus memberi manfaat nyata bagi anak-anak kita agar tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing. Kolaborasi perusahaan, pemerintah daerah, dan fasilitas kesehatan menjadi kunci untuk mewujudkan generasi Bontang yang lebih sehat dan inovatif,” tambah Andik.

KDM menutup kegiatan dengan optimisme bahwa langkah kecil yang dilakukan hari ini dapat memberikan dampak besar bagi masa depan anak-anak Bontang. Anak sehat hari ini adalah generasi cerdas dan penuh inovasi di masa depan, pungkas Andik.