
Jakarta, 18 Desember 2025 – PT Kaltim Daya Mandiri (KDM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola perusahaan dan budaya sadar risiko melalui penyelenggaraan Workshop Risk Management & Risk Based Budgeting Awareness bertajuk Risk Connect, yang dilaksanakan pada 18-19 Desember 2025, bertempat di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta.
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran manajemen serta key person dari setiap departemen, dan menjadi forum strategis untuk mengevaluasi efektivitas pengelolaan risiko yang telah berjalan sekaligus menyelaraskan risk register Perusahaan tahun 2026 dengan arah kebijakan dan tujuan strategis KDM.

Direktur Utama KDM, Bapak Andik Cahyanto Budiarto, dalam sambutannya menegaskan bahwa di tengah dinamika bisnis yang semakin kompleks, risiko tidak lagi dapat dipandang sebagai sekadar kewajiban administratif, melainkan harus menjadi bagian integral dari proses pengambilan keputusan perusahaan.
“Ketidakpastian saat ini bukan untuk dihindari, tetapi dikelola secara sistematis dan terukur. Risiko sering hadir dalam bentuk perubahan cepat, peningkatan ekspektasi pemangku kepentingan, serta tuntutan tata kelola yang semakin tinggi,” ujar Andik.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa risk register yang baik bukan hanya berfungsi sebagai daftar potensi risiko, tetapi juga sebagai alat navigasi manajemen dalam memastikan perusahaan tetap melangkah dengan percaya diri, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Workshop Risk Connect menjadi ruang kolaboratif bagi seluruh peserta untuk menyamakan persepsi, memperdalam pemahaman, serta membangun komitmen bersama dalam memperkuat implementasi manajemen risiko di seluruh lini organisasi. Melalui diskusi yang konstruktif dan partisipatif, diharapkan pengelolaan risiko di lingkungan KDM dapat semakin terintegrasi dengan strategi bisnis perusahaan.
“Manajemen risiko yang efektif hanya akan berhasil apabila didukung oleh kepemimpinan yang kuat, kolaborasi lintas fungsi, serta konsistensi dalam implementasi,” tambah Andik.

Melalui penyelenggaraan workshop ini, KDM menegaskan langkah berkelanjutannya dalam memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), meningkatkan kinerja organisasi, serta menjaga keberlanjutan bisnis di tengah tantangan industri yang terus berkembang.

